
Namun, data baru muncul dari Komisi Penanggulangan AIDS Nasional Bali (KPA) bahwa Bali telah menunjukkan tren yang mengkhawatirkan di antara balita di Bali. Bali adalah salah satu tujuan wisata paling terkenal dan menarik bagi orang asing di Indonesia serta cepatnya penyebaran infeksi HIV AID karena warga Bali sendiri mudah menjalin sikap toleransi terhadap orang asing. Bali memiliki populasi warga asing paling besar dibandingkan dengan tempat-tempat lain di Indonesia.
KPA Bali telah melaporkan bahwa ada sekitar 300 balita yang terinfeksi HIV / AIDS di Bali setiap tahunnya. Infeksi ini biasanya diakibatkan dari salah satu orang tua balita. Laporan ini menunjukkan sekitar 1,2 persen dari sekitar 56.000 ibu hamil per tahun di Bali positif terinfeksi HIV/ AIDS.
Juru bicara KPA Bali Prof Nyoman Mangku Karmaya mengatakan bahwa masalah ini telah meningkat menjadi epidemi. "Ini belum epidemi secara umum, karena sebagian besar yang disurvei adalah ibu memiliki resiko tinggi, belum termasuk kelompok masyarakat umum. Contoh orang-orang dalam kelompok masyarakat umum ini adalah para karyawan klub malam, ibu atau suami dengan pengguna narkoba suntik dan semacamnya.
Sementara itu, Dewan Pengarah Kita Sayang Remaja (Kisara) Bali Dr Oka Negara menyebutkan bahwa HIV/AIDS di Bali kini semakin menjadi perhatian pemerintah karena hampir 40 persen dari kelompok yang tertular HIV/AIDS terdiri dari remaja usia antara 20-29 tahun.
"Saat ini tingkat infeksi HIV/AID meningkat pada kalangan remaja berusia 20 sampai 29 tahun, secara keseluruhan remaja yang tertular penyakit HIV/AIDS masih cukup tinggi "kata Oka Negara.
Alit Kusuma Kelakan dari Perwakilan DPR komisi kesehatan mengatakan bahwa Pemerintah perlu mengembangkan program untuk wanita hamil dan anak-anak terlantar dengan HIV/AIDS.
"Penelitian yang dilakukan di Jatinegara, Jakarta, menunjukkan bahwa anak-anak berusia 10-18 tahun telah memiliki lingkungan yang tidak aman karena mereka tinggal di sekitar lokalisasi yang sangat tidak sehat dan membuat mereka menjadi sasaran empuk bagi penyakit ini, "kata Alit Kusuma Kelakan. Dinas Kesehatan Bali telah menunjukkan sekitar 7.000 orang yang saat ini terinfeksi HIV /AIDS di Bali.
Berikan Komentar
Berkomentarlah yang sopan dan jangan buang-buang waktu untuk melakukan spam. Terimakasih.
Obrolan Ringan
Tweets by @komunitasgamer