Info
| -
Daftar | Masuk | Anggota
Berita Utama
Mekanisme Pembelian:
  1. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan anda.
  2. Pemesanan bisa melalui SMS, email, dan message Facebook serta cantumkan Nomor HP/Telp anda.
  3. Kami melayani pengiriman barang ke seluruh Indonesia
  4. Untuk pengiriman menggunakan JNE, TIKI, POS.
  5. Pembayaran melalui transfer Bank, Rekening akan diberitahukan via telpon

Selamat berbelanja !!!

Mekanisme Pembayaran:
  1. Saya akan menghubungi anda, Setelah saya memastikan bahwa Anda sungguh-sungguh membeli game saya.
  2. Pembayaran lewat transfer Bank, Rekening akan diberitahukan via telpon
  3. Barang dikirim setelah anda mentranfer uang sejumlah harga barang beserta ongkos pengiriman
  4. Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan kecuali rusak atau ada kesalahan spesifikasi.
Terimakasih atas kepercayaan anda memilih produk saya
Berita Pilihan

Pujian Jokowi Buat Sang Kakek Amien Rais

Amien Rais dan Abdurrahman Wahid, Th1999
Amien_Rais_and_Abdurrahman_Wahid,_1999Bagi Amin Rais, Jokowi tidak ada baiknya. Waktu pertama mencalonkan diri menjadi Presiden, Amin Rais mati-matian menyudutkan Jokowi dengan "perang badar". Bayangkan, perang badar itu terjadi antara orang Kafir Makkah dan Rosulullah SAW. Jumlah pasukan Rosulullah dengan alat sederhana dan apa adanya hanya 313 pasukan. Sementara, orang Kafir Makkah berjumlah 1000 orang. Namun, justru yang 313 yang menang karena pertolongan Allah SWT.

Pertanyaannya, jika Mbah Amin menyamakan perang badar, tapi kenapa kok yang menang justru Jokowi? Jangan-jangan Amin Rais tidak mendapatkan ridho Allah SWT. Sehingga harus kalah. Masih ingat, janji akan jalan kaki dari Jokja-jakarta. Namun tidak terbukti. Itu namanya "Jambu alias janji Busuk".

Ada juga yang nuduh Anak PKI. Tahu kan, PKI itu dilarang di Indonesia, karena tidak bertuhan dan tidak beradab. Namun masih ada yang ngungkit-ngungkit, seperti orang kurang pekerjaan. Dan menariknya, justru Jokowi dikatakan keturunan PKI dan China. Akhirnya, orang yang sering berkata demikian "Alfian Tanjung harus menerima kenyataannya di penjara 2 tahun".

Nah, yang terbaru itu "partai setan dan partai Allah". Secara tidak langsung pendukung Jokowi, itu di identifikasi sebagai partai setan, sementara lawan politiknya disebut partai Allah. Memang ada istilah itu di dalam Al-Quran. Namun, bukan digunakan untuk politik di Indonesia. Kecuali orang yang kurang cakap dalam urusan politik Indonesia. Perlu diketahui, partai oposisi Gerindra yaitu PKS telah melahirkan maling paling besar (koruptor kelas elit). Begitulah sindirkan Mahfud MD dalam pernyataannya. Bukankah nyolong itu perbuatan setan.

Dan yang terkini, Amin menyebutkan "Jokowi akan dilengserkan Allah". Bahkan Amin menyebutkan dalam doa di Makkah agar menghancurkannya. Waw, Amin Rais benar-benar kaya dengan istilah-istilah politik kekinian. Namun, istilah itu justru menisbatkan dirinya orang yang benar-benar sakit hati kepada Jokowi.

Bagaimna dengan Jokowi? Baginnya, Amin Rais tetap orang tua yang harus di mulyakan dan dihormati. Jokowi tidak terpancing, justru Jokowi mengajarkan bagaimana cara berbudi pekerti (ahlak) yang baik kepada orangtua.

Ketika Mbah Amin Rais ngebet menjadi presiden (nyapres), justru Jokowi memuji dan mendukungnya. Apalagi ketika Amin Rais mengatakan "saya merasa remaja lagi, ketika melihat Mahatir Muhammad terpilih".

Nah, di sinilah Jokowi melontarkan pujian yang santun kepada Amin Rais "Senioritas beliau dalam kancah politik nasional tidak diragukan. Kapabilitas dan kepemimpinan beliau saya kira rakyat juga tidak meragukan itu," kata Jokowi di Istana Bogor (CNN Selasa (12/6)

Jokowi menambahkan "Saya kira sangat bagus karena beliau tokoh politik yang tidak diragukan lagi pengalamannya. Rekam jejak beliau saya kira enggak ada yang meragukan," tutur Jokowi CNN, 12/6

Jika benar Amin Rais nyapres, akan menjadi babak baru dalam percaturan politik Indonesia. Dimana Gerindra harus rela dan ihlas, menerima Prabowo sebagai wapres, atau mengihlaskan dirinya menjadi pendamping Amin Rais. Namun, kayaknya ngak mungkin terjadi deh, jika melihat ngototnya Fadli Zoon.

Jika Amin Rais nyapres, Yusril-pun akan kecewa, karena prilaku Amin Rais dalam politik kurang terpuji alias plintat plintut. Dengan, pertikaian politik antara Gerindra, PKS, PAN, serta Demokrat akan semakin asik untuk di saksikan melalui drama politik. Dalam dunia politik, semua bisa terjadi. Tidak ada musuh abadi, dan juga tidak ada kawan selamanya. Semua tergantung kepentingan.

Drama Politik, Prabowo Tertipu Sarumpaet atau "by Design"?

Prabowo mengunjungi Ratna Sarumpaet
Bukan Ratna Sarumpaet jika tidak bisa bikin drama politik yang mengelitik elit politik. Wajahnya saja bikin semua orang penasaran. Apalagi isi pikirannya. Ratna mampu bikin geger dunia politik dan politisi Indonesia, sehingga semua orang terperangah dibuatnya. Satu kata untuk Ratna Sarumpaet, "Ratna Luar Biasa" drama politiknya.

Nah, sekarang mari ngaji agama. Biasanya, orang yang mengerti ajaran agama yang bersumber dari kitab Allah SWT dan Rosul-Nya, tidak akan mudah percaya pada setiap berita yang bersumber dari manapun, kecuali setelah melalu proses tabayyun.

Kecuali orang yang grusa-grusu (sembrono). Dalam bahasa agamanya, Grusah Grusuh itu di sebut dengan "Al-Ujlah min Al-Syaithon" yang bersumber dari setan.

Nah, kali ini berita itu bersumber dari Ratna Sarumpaet. Akhir-akhir ini, Sarumpaet dekat banget dengan Habib Rizieq Sihab, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Amien Rais, juga Ahmad Dhani, Rocky Gerung, Neno Warisman, serta tokoh-tokoh Gerindra. Bahkan, Hanum Rais seringkali main drama seperti drama Korea, saat acting bersama Ratna Sarumpaet.

Konco-konconya Ratna Sarumpaet memang banyak, serta simpatisan dari kalangan emak-emak cukup banyak. Apalagi, setelah di dapuk menjadi tim sukses kemenangan Prabowo Sandi. Semakin banyak yang gandrung kepada Ratna Sarumpaet ini.

Jadi, wajar sekali ketika Ratna main drama politik, dengan ngaku di aniaya hingga babak beluk mukanya. Semua konco-konco politiknya langsung percaya, tanpa harus kroscek terlebih dahulu.

Dalam ajaran agama Islam misalnya, sudah semestinya setiap informasi yang datang dari siapa-pun harus di tabayyun terlebih dahulu. Karena tabayyun bagi seorang pemimpin menunjukkan orang yang sangat cerdas. Rekam jejak digital Ratna Sarumpaet yang sering bikin ruwet, gaduh, mestinya menjadi pertimbangan, agar tidak mudah menyebarkan berita yang datang darinya. Terlepas berita itu benar atau salah.

Amin Rais sang panutan partai Tuhan yang mengusung Prabowo, juga Kyai politisi, sekaligus tokoh besar Muhammadiyah ternyata percaya 2000 persen terhadap berita itu. Ternyata harus mengabaikan "ayat-ayat Tuhan yang bersumber dari Al-Quran" terkait dengan berita dari Ratna Sarumpaet.

Terbayangkan, ketika Ratna Sarumpaet berkisah tentang dirinya disiksa dan dianiaya oleh lelaki tak dikenal di hadapan KH Amien Rais, Prabowo. Maka, yang muncul adalah "pelaku penyiksaan ini sangat biadab".

Apalagi, Ratna Sarumpaet itu sosok wanita yang paling perkasa dalam deretan wanita pendukung Prabowo. Baik Amien Rais maupun Ratna, keduanya dalam satu perahu dalam pilpres 2019.

Para pendukung Prabowo, siapa-pun orangnya, tak peduli berjubah panjang, berjengot tebal, Ketika mendengar kisah pilu yang dituturkan Ratna Sarumpaet, nalar keagamaan tiba-tiba hilang dan sirna, hatinya langsung membenarkannya. Lupa dengan dawuh kanjeng Nabi Muhammad SAW, juga lupa dengan firman Allah SWT.

Tidak lama kemudian deretan politisi, agawaman, yang mendukung Prabowo-Sandi, seperti politisi PKS, PAN, Gerindra dan pendukungnya berkumpul, bahu membahu membuat jumpa pers mengutuk pelaku kejahatan terhadap Ratna Sarumpaet. Syahwat politik tiba-tiba meninggi, seperti orang yang habis minum viagra. Kalimat yang sering terdengar "Biadab".

Dalam sebuah pernyataannya, Rosulullah SAW pernah berkata "cukup dikatakan berdusta, mendengarkan berita kemudian menyebarkannya. (HR Muslim).

Bagi kalangan santri yang ngerti bahwa hadis itu bersumber dari baginda Rosulullah SAW, pasti akan hati-hati agar tidak termasuk orang yang dikatakan "pendusta". Bagi politisi, kadang menjadi kesempatan untuk menyerang lawan, dengan alasan demokrasi.

Padahal ini bukan hanya masalah menyebarkan berita. Tetapi, percaya berita tanpa klarifikasi, itu sama dengan menghancurkan diri sendiri. Dalam ajaran islam, percaya saja dilarang, apalagi menyebarkannya. Betul apa yang dikatakan Prabowo bahwa dirinya itu "grusa grusu" .

Benarkan Amien Rais dan Prabowo Grusa Grusu

Jenderal Prabowo, Amien Rais, tokoh hebat. Prabowo Capres 2019, sedangkan Amien Rais mantan capres yang tidak pernah jadi. Keduanya tertipu hoaks rekan perjuangnya sendiri.

Namun, muncul pertanyaan mendasar "benarkah sosok Jenderal yang malang melintang dalam pendidikan luar negeri, dengan deretan prestasi bisa tertipu? Pertanyaan selanjutnya adalah, benarkah Amien Rais yang pernah menjadi ketua Muhammadiyah, ketua MPR, ketua PAN, juga capres bisa tertipu karangan cerita fiksi Ratna Sarumpeat? Keduanya bukan tokoh yang rendah IQnya, tetapi di atas rata-rata.

Kalaupun benar, mereka tertipu, rasanya kok "geli dan nggilani". Dalam dunia politik, semua serba mungkin, dan kadang semua di luar nalar berpikir masyarakat pada umumnya. Amien Rais mati-matian meminta kepada pemerintah pada masa Habibie, agar menangkap dan menjatuhkan hukuman kepada Prabowo.

Eeeeh lah dalah, ternyata sekarang bergandengan tangan. Justru Amien Rais mati-matian mendukung Prabowo. Jadi, tidak heran, jika suatu ketika Jokowi akan gandeng renteng dengan Prabowo, atau Amien Rais mendukung Jokowi. Politik itu, mana yang menguntungkan kelompoknya, akan didukung.

Sebagai rakyat biasa, ketika melihat drama politik rasanya kok aneh. Akhirnya, saya mencoba melihat dan membaca kejadian perebutan pada masa kerajaan Singosari. Ken Arok, salah satu tokoh muda yang hebat, jadug (sakti mandraguna). Walaupun orang biasa, cita-cita ingin menjadi raja sangat tinggi.

Setelah sakti, dan menguasai Keris Empu Gandring. Ken Arok, semakin tinggi nyalinya, dan yakin jika dirinya akan mampu menjadi Raja. Walhasil, Ken Arok menguasai para perampok, begal. Mereka dikoordinasi. Bikin kacau Negara Singosari. Penguasa waktu itu tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya, dibuatlah sayembara.

Siapa yang bisa menaklukkan perampok dan pengacau akan dijadikan bagian dari kerajaan Singosari. Wal hasil, Ken Arok, mampu menaklukkan para perampok yang nota bene kawan-kawan sendiri. Rupanya, dengan cara itulah akhirnya, Ken Arok bisa menuju kursi Singosari. Dalam kekuasaan, Ken Arok sangat cerdik.

Dalam dunia wayang kulit. Ada sosok yang sangat santun dalam berkata-kata, tetapi sangat licik. Rupanya dialah yang bernama "Sengkuni". Dia sangat lihai dalam bermain politik. Sengkuni, mampu menyingkirkan lawan-lawannya dengan cara "nabok nyeleh tangan". Dengan demikian, Sengkuni tidak pernah melawan musuhnya dengan tangan sendiri, tetapi dengan cara fitnah yang keji.

Dalam drama Kerajaan Majapahit. Ada seorang pria yang bernama Ramapati. Dia mampu menyingkirkan lawan-lawan politiknya dengan cara yang dingin. Bahkan, Ramapati selalu mendapatkan dukungan. Persis seperti Sengkuni. Nah, dalam dunia politik. Apapun akan dilakukan dengan catatan bisa menuju kekuasaan.

Drama politik yang dimainkan oleh Ratna Sarumpaet ini sangat menarik dan mengelitik. Semua orang menjadi panik. Apakah, drama politik Ratna Sarumpaet itu karena dirinya digoda setan. Atau memang dia itu sedang kesetanan, sehingga membuat drama yang asyik dalam dunia politik negeri ini.

Bisa jadi, drama politik yang dimainkan oleh Ratna Sarumpaet itu memang by design, yaitu menciptakan kekacauan dan kerusakan. Hanya saja, sebelum semua terlaksana dengan baik rencana itu, Tuhan membongkarnya.

Percaya atau tidak, Indonesia, khususnya di Tanah Jawa, masih banyak orang-orang soleh, para kekasih Allah SWT yang setiap malam bermunajat kepada Allah SWT, ketika siang hari mereka selalu mengosongkan perutnya, menjaga lisan dan tangannya, juga menjaga matanya.

Ribuan ratusan ribu, jutaan santri sedang mendalami agama. Sebagian besar dari mereka sedang menghafal kitab suci dan mengamalkannya. Tidak pernah ikut-ikutan hiruk pikuk politik. Mereka setiap hari meminta agar negeri ini dijaga Allah SWT.

Dalam setiap doanya, mereka meminta agar diselamatkan dari peperangan, perpecahan. Sehingga, siapa-pun orangnya, apapun partai politiknya, jika ingin membuat Negara Indonesia kacau balau serta tidak aman, maka Allah SWT sendiri yang akan membongkarnya tanpa menyadarinya.

Terbukti, DI, TII, NII, serta PKI berusaha menciptakan kerusuhan, lagi-lagi para ulama, santri terdepan melawan dan menjaga NKRI. Karena dalam kondisi aman, bisa beribadah dengan baik, khusuk, bisa belajar, juga bisa menjadikan negara makin maju.

Artikel bagus, dari agan Abdul Adzim Irsad https://www.kompasiana.com/www.tarbawi.wodrpress.com

Drama Politik, Prabowo Tertipu Sarumpaet atau "by Design"?

Pemerintah Siapkan Rp 833 Miliar Bangun 200 Jembatan Gantung

illustrasi
Tak hanya jalan, jembatan gantung juga menjadi salah satu infrastruktur penting yang dibutuhkan masyarakat. Terutama mereka yang tinggal di daerah yang wilayahnya dikelilingi sungai panjang.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan, sejauh ini pemerintah pusat telah menerima usulan pembangunan 425 unit jembatan gantung dari seluruh propinsi se-Indonesia.

Usulan tersebut tak hanya datang dari pemerintah daerah saja, tetapi juga dari masyarakat melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta TNI dan DPRD.

Kendati demikian, pemerintah tidak bisa serta memenuhi permintaan itu secara langsung. Sehingga dilakukan proses pengadaan secara bertahap.

"Para pengusul itu menginginkan konektivitas, waktu tempuh masyarakat yang lebih pendek. Kalau kita lihat struktur kehidupan di desa itu sebenarnya ada jalan, tapi harus muter karena ada sungai," tutur Sugiyartanto di kantornya, Rabu (17/10/2018).

Pada 2015, pemerintah telah membangun sepuluh jembatan gantung dengan anggaran mencapai Rp 41,72 miliar.

Sementara pada 2016, ada sekitar tujuh jembatan gantung yang dibangun dengan anggaran Rp 19,31 miliar.

Adapun pada tahun 2017, 13 jembatan gantung dibangun dengan anggaran sebesar Rp 38,28. Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan 134 jembatan gantung dibangun sampai akhir 2018.

Rinciannya, 50 jembatan gantung selesai dibangun pada akhir November 2018 dan 84 unit sisanya selesai pada akhir Desember 2018.

Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan jembatan gantung tersebut mencapai Rp 770,5 miliar.

"2019 rencananya akan tembus 200 jembatan gantung," sebut Sugiyartanto.

Untuk mewujudkan pembangunan pada tahun depan, setidaknya pemerintah membutuhkan anggaran sekitar Rp 833 miliar untuk menyelesaikannya.

Sariwangi, Si Pelopor Teh Celup di Indonesia yang Berakhir Tragis

illustrasi
Setiap berbicara mengenai teh celup, mungkin yang muncul dalam benak adalah Sariwangi. Ya, brand teh ini telah menjadi top of mind terkait dengan produk teh. Sariwangi sendiri merupakan perusahaan teh yang berdiri sejak tahun 1962. Lengkapnya adalah PT Sariwangi Agricultural Estate Agency. Kantornya berada di Gunung Putri Bogor Jawa Barat. Awalnya, perusahaan ini bergerak di bidang trading komoditas teh. Selanjutnya bertransformasi menjadi produsen, yang meliputi proses blending serta pengemasan.

Pada masa jayanya, Sariwangi adalah perusahaan yang cukup kompetitif. Produk-produk yang dihasilkan juga inovatif. Bahkan, salah satu produk yang dihasilkan menjadi "pelopor revolusi" kebiasaan minum teh masyarakat Indonesia: teh celup Sariwangi.

Mengutip sejumlah referensi, Sariwangi mulai memperkenalkan produk teh dalam kantong pada tahun 1970an. Menggunakan nama perusahaan sendiri, saat diluncurkan, produk teh ini kemudian diberi merek Teh Celup Sariwangi.

Teh Celup Sariwangi sukses di pasaran. Ketika merek-merek lain masih berkutat pada produk teh yang dikemas secara konvensional, Sariwangi sudah melangkah di depan.

Kesuksesan inilah yang menggoda Unilever untuk mengakuisisi produk dan brand Teh Celup Sariwangi pada 1989.

Setelah produk Teh Celup Sariwangi diakuisisi, PT Sariwangi tetap melanjutkan bisnisnya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang trading, produksi, dan pengemasan teh. Sariwangi masih menjual produk teh dengan merek SariWangi Teh Asli, SariWangi Teh Wangi Melati, SariWangi Teh Hijau Asli, SariWangi Gold Selection, SariMurni Teh Kantong Bundar.

Hingga beberapa tahun lalu, penjualan perusahaan ini pernah menyentuh 46.000 ton teh per tahun. Selain itu, perusahaan ini juga menjadi penyuplai teh dalam kantong dengan produksi mencapai 8 juta kantong per tahun.

Investasi yang Gagal

Namun sejak tahun 2015, PT Sariwangi Agricultural Estate Agency bersama perusahaan afiliasinya PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung didera kesulitan. Dua perusahaan ini terjerat utang hingga Rp 1,5 triliun ke sejumlah kreditur.

Salah satu penyebab dua perusahaan ini mengalami kesulitan keuangan adalah gagalnya investasi untuk meningkatkan produksi perkebunan. Perusahaan ini mengembangkan sistem drainase atau teknologi penyiraman air dan telah mengeluarkan uang secara besar-besaran. Namun hasil yang didapat tidak seperti yang diharapkan.

Pembayaran cicilan utang tersendat, membuat sejumlah kreditur mengajukan tagihan. Ada lima bank yang saat itu mengajukan tagihan yakni PT HSBC Indonesia, PT Bank ICBC Indonesia, PT Bank Rabobank International Indonesia, PT Bank Panin Indonesia Tbk, dan PT Bank Commonwealth.

Pada tahun itu juga, Sariwangi dan Maskapai Perkebunan Indorub memohon perdamaian. Dua perusahaan itu mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kepada para kreditur.

Namun hingga 2018, Sariwangi dan Maskapai Perkebunan Indorub tetap tak bisa menjalankan janjinya.

Pada Rabu (17/10/2018), Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan permohonan pembatalan homologasi dari salah satu kreditur yakni PT Bank ICBC Indonesia terhadap Sariwangi Agricultural Estate Agency, dan Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung.

Seiring dengan keputusan tersebut, dua perusahaan perkebunan teh ini resmi menyandang status pailit.

Pelamar CPNS 2018 Capai 3,7 Juta Orang, Tertinggi Dalam Sejarah

illustrasi
Pendaftaran CPNS 2018 telah resmi ditutup pada Senin (15/10) pukul 23.59 WIB. Jumlah pelamar CPNS tahun ini mencapai 3.627.797 orang, mencatatkan angka tertinggi dibandingkan pendaftaran tahun-tahun sebelumnya, misal tahun 2014 capai 2,6 juta dan tahun 2017 2,4 juta orang.

Proses seleksi selanjutnya adalah verifikasi administrasi terhadap berkas-berkas yang telah diajukan oleh pelamar. Pengumuman pelamar yang lulus seleksi administrasi akan diumumkan pada 21 Oktober, lalu kemudian berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dimulai 26 Oktober-17 November 2018.

Setelah itu, mereka juga akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan 22-28 November, lalu pengumuman direncanakan berlangsung pada minggu pertama Desember 2018. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan, panitia seleksi nasional (panselnas) akan mengupayakan agar lokasi pelaksanaan SKD dan SKB dekat dengan domisili pelamar.

“Panselnas menyediakan lebih dari 219 lokasi tes yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Syafruddin usai MoU dengan Dirut TVRI dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (16/10).

Syafruddin mengingatkan para pelamar untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi, termasuk memperhatikan nilai ambang batas menurut jenis formasinya. Ia juga mengajak agar seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses seleksi CPNS tahun 2018 agar bisa berlangsung aman, kompetitif, transparan dan bebas dari praktik KKN.

“Saya tegaskan agar masyarakat khususnya calon pelamar tidak mempercayai apabila ada pihak-pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam penerimaan CPNS, dimaksud dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan lainnya,” ujar Syafruddin.

Berdasarkan data Panselnas 2018, hanya 3.627.797 pelamar yang menyelesaikan pendaftarannya dari sekitar 3,782 juta yang registrasi. Jumlah itu terdiri dari 3.587.967 pelamar formasi umum, 1.640 pelamar formasi penyandang disabilitas, 3.440 pelamar formasi putra-putri Papua/Papua Barat, 25.966 pelamar untuk formasi lulusan terbaik (cumlaude), 19 pelamar formasi diaspora, serta 8.765 pelamar pada formasi eks tenaga honorer K2.

Untuk tingkat Kementerian/Lembaga, Kementerian Hukum dan HAM mencatatkan pelamar tertinggi yakni 487.071 orang, sedangkan yang terendah adalah Badan Pengawas Tenaga Nuklir dengan 657 pelamar.

Pendaftar untuk tingkat provinsi paling banyak yakni Jawa Timur dengan 63.186 pelamar dan terendah adalah Sulawesi Tengah 1.712 orang. Sementara tingkat kabupaten/kota, Kota Bandung memiliki jumlah pendaftar tertinggi yaitu 19.169 orang dan terendah Kota Gunung Sitoli 154 pelamar.

Hati-hati! Ini 5 Bahaya di Balik Segarnya Es Teh Manis

Segarnya Es Teh
Tengah hari yang panas memang tidak lengkap rasanya jika tidak meminum es teh manis. Apalagi ketika segelas es teh manis ini dicampur dengan irisan lemon atau buah segar. Meskipun minum es teh memang menyegarkan dan teh juga punya berbagai manfaat positif untuk kesehatan namun minum es teh manis atau es teh biasa juga memberikan risiko tersendiri. Namun berapa banyak es teh yang dianggap buruk untuk kesehatan? 1. Diabetes

Es teh manis tentunya mengandung gula untuk memberikan rasa manis. Rasa manis dalam es teh manis ini akan menyegarkan dan menambah energi. Namun hati-hati, kandungan gula yang terlalu tinggi dalam gula akan berisiko membuat Anda terserang diabetes.

2. Batu ginjal dan masalah ginjal

Teh hitam memang memiliki banyak manfaat kesehatan tapi juga punya senyawa kimia yaitu oxalate yang yang bisa membuat gagal ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

3. Obesitas

Kandungan gula yang tinggi juga berbahaya untuk berat badan Anda. Merek-merek teh manis terkenal biasanya memiliki 250 kalori

4. Stroke

Siapa sangka minum es teh manis bisa berisiko menyebabkan stroke. Ini terjadi karena es teh bisa meningkatkan jumlah trigriserida dalam tubuh

5. Penyakit kardiovaskular

Jangan lupa bahwa es teh khususnya teh hitam mengandung kafein. Terlalu banyak minum teh dan juga kafein akan berpotensi menyebabkan masalah kardiovaskular.

Menguji Kesaktian Jokowi Menjadi Presiden RI

Jokowi
Jokowi Widodo itu bukan putra pejabat, bukan juga putra konglomerat, juga bukan berdarah biru, melainkan rakyat biasa. Bahkan, Jokowi diprediksi tidak akan mampu mengalahkan Prabowo Subianto yang berdarah biru itu. Apalagi, orang disekitar Prabowo itu juga memiliki gelar berjajar, mulai professor hingga doctor. Sebut saja Fadli Zon, yang kaya dengan gelar, kolektor keris, serta pandai bersilat lidah dalam dunia politik. Hampir setiap langkah Jokowi, selalu dikritisi, bahkan kadang terlihat lebay dan alay. Tapi itulah politik.

Walaupun Jokowi itu rakyat biasa, dari rakyat jelata, teryata Allah SWT membuktikan kekuasaan-Nya, bahwa Jokowi ahirnya menjadi presiden Republik Indonesia. Ini juga menjadi isarat serta bukti, jika Allah SWT menentukan seseorang menjadi pemimpin, maka tidak satupun kekuatan apapun yang mampu menghalanginya. Naiknya Jokowi menjadi presiden Republik Indonesia, akan memberikan motivasi sendiri bagi orangtua.

Ibu-ibu sekarang akan mengatakan kepada putra-putrinya “wahai anakku….lihatlah Jokowi itu, walaupun anaknya rakyat bisa, ternyata bisa menjadi orang nomer 1 di negeri ini”. Minimal, fenomena terpilihnya Jokowi itu akan membuka mata rakyat jelata untuk belajar lebih giat dan semangat agar bisa meraih cinta-cita setinggi langit. Presiden itu bukan sesuatu yang mustahil, jika Allah SWT menghendakinya.

Jokowi itu memang gila, mirip dengan Gus Dur, sama-sama dari kalangan sipil. Bagaimana tidak gila, setelah dilantik menjadi presiden, Jokowi memilih Susi menjadi menterinya. Padahal, Susi itu perokok, memiliki tato, serta tidak lulus SMA lagi. Wajarlah saja jika para sarjana, magister, doctor, dan professor merasa iri dengan Ibu Susi Pujdiastuti.

Tidaklah berlebihan jika agamawan yang terdiri dari ulama’, serta partai politik yang mengaku islami memandang bahwa Jokowi itu gendeng temenan (gila), karena mengangkat sosok Susi menjadi menteri. Menteri itu bukan sekedar bekerja, lebih dari itu, seorang menteri menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia. Ada juga agamawan yang bijaksana, mereka mengatakan:”Susi itu orang cerdas, tidak lama lagi dia akan berhenti merokok”.

Sementara, bagi pekerja keras dan profesionalisme, memandang bahwa langkah Jokowi itu sangat tepat. Karena Indonesia itu butuh orang yang ikhlas dalam bekerja, ikhlas membangun bangsa, profesional dalam pekerjaan, serta tidak pamrih di dalam bekerja. Susi itu bekerja tidak memikirkan bayaran. Bayaran Susi itu di perusahaan penerbangan Susi Air jauh lebih besar jika dibandingkan dengan gaji sebagai seorang menteri. Belum lagi, ocehan ngawur dari para pembenci yang setiap hari membuat telinga semakin gatal-gatal.

Susi bukan pandai beretorika dan teori belaka, tetapi Susi itu memiliki pengalaman panjang, serta memiliki ethos kerja yang bagus. Pengalaman itu bisa dimanfaatkan untuk membangun bangsa Indonesia lebih baik, sesuai dengan profesinya. Begitu dilantik, Susi sudah semangat bekerja untuk negeri Indonesia tercinta.

Kemampuan Susi di dalam ngurusi maritim menjadi bukti nyata bahwa gelar itu tidak begitu manfaat, jika tidak memilik skill (ketrampilan) dan professional, serta ethos kerja yang tinggi. Apa artinya ijazah, jika mentalnya rendah, padahal Islam itu mengajarkan bekerja keras agar menjadi orang yang suka memberi, bukan meminta-minta.

Dalam bahasa arab, sebagaimana hadis Nabi SAW, tangan di atas itu lebih baik dari pada tangan di bawah”. Bahkan kitab suci mengajarkan kepada umat Islam agar supaya berbagi materi (zakat dan sedekah). Artinya, ini sebuah anjuran agar menjadi orang mampu secara finansial, agar bisa berbagi terhadap orang-orang yang membutuhkan.

Jika melihat penanpilan Ibu Susi, teringat sosok Dahlan Iskan yang pernah menjadi pergunjingan para pejabat, karena sikap dan wataknya yang Koboy. Begitulah kira-kira Susi, yang penting bekerja dan bekerja untuk negara, serta bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Tidak perduli dengan omongan orang tentang dirinya yang katanya “tidak punya ijazah SMA”.

Ke-gendengan (gila) Jokowi terlihat lagi saat berkunjung ke Singapura di dalam menghadiri wisuda putranya. Naik pesawat Garuda Ekonomi lagi. Aksi Jokowi itu mengingatkan kisah seorang Kholifah Umar Ibn Abdul Aziz. Suatu ketika tatkala Umar Ibn Abdul Aziz sedang ngantor. Tiba-tiba, putranya mengetuk pintu. Kemudian Umar Ibn Abdul Aziz bertanya:” siapa itu? Putranya menjawab:” saya…putramu ayahanda. Umar Ibn Abdul Aziz menjawab lagi:”engkau ada urusan pribadi apa urusan Negara datang kemari? Sang anak menjawab singkat urusan pribadi.

Mendengar jawaban sang anak, tiba-tiba Umar Ibn Abdul Aziz mematikan lampu. Maka dibukalah pintu kantornya. Melihat kondisi ruangan gelap, sang anak bertanta:”kenapa ayahanda mematikan lampunya. Sang ayah menjawab:” aku tidak ingin menggunakan fasilitas Negara, karena ini urusan pribadi”.

Begitulah kira-kira analogi seputar kepergian Jokowi ke Singapura dengan menggunakan biaya sendiri dan ekonomi. Rival-rival politknya akang mengatakan”itu pencitraan Jokowi”. Melihat orang mengatakan itu, paling-paling dalam hati Jokowi mengatakan “aku rapopo”. Begitulah jawaban khas Jokowi, sebagimana ciri jawaban khas Gus Dur “gitu aja kok repot”.

Apapun yang dilakukan Jokowi selamanya tidak ada benarnya. Selalu dan selalu akan dicari kesalahan dan kekuranganya, sampai akhir pemerintahan Jokowi. Karena memang masih banyak yang tidak suka terhadap dirinya. Suka atau tidak suka, Jokowi itu presiden Republik Indonesia yang sah.

Jika dilihat dari sejarah, dari masa kemasa, pergantian presiden Indonesia itu selalu dijatuhkan oleh orang terdekatnya. Sukarno jatuh, karena adanya Suharto dengan cara kurang elok. Begitu juga dengan jatuhnya Suharto, juga dengan cara terpaksa.

Habibi menjadi penganti, juga tidak lama, kasus lepasnya Timor-Timur, nasib Habibi juga harus Ikhlas menerima kenyataan. Sementara itu, Gus Dur sang Kyai, juga dijatuhkan, dan Megawati-pun sebagai pengantinya akhirnya tidak mampu juga meyakinkan rakyatnya, sehingga tidak bisa menjadi Presiden lagi.

SBY satu-satunya presiden paling sempurna, baik, sabar, serta mampu menjadi penengah, bahkan terhadap Jokowi santun, dan ramah pula terhadap Megawati yang kelihatan selalu sewot terhadap SBY. Jika Jokowi bisa bertahan 5 tahun, berarti Jokowi benar-benar sakti. Semoga Jokowi benar-benar sabar, ikhlas di dalam memimpin bangsa Indonesia yang heterogen ini, sehingga bisa sampai 5 tahun, bahkan sepuluh tahun.

disadur dari kompasiana

Rakyat Indonesia : Kalau bisa jokowi 3 periode agar indonesia bisa jadi negara Maju

Jokowi Blusukan
Rakyat indonesia telah menyaksikan keberhasilan - keberhasilan yang dibuat oleh pemerintahan Jokowi.Hanya dalam waktu 4 tahun,Jokowi sudah bisa membuat banyak infrakstruktur penunjang ekonomi dan industri. Selain itu jokowi juga berhasil membuka banyak lapangan pekerjaan, rupiah yang tetap stabil walau sedang krisis dimana - mana,menjadi tuan rumah acara international hingga diakui negara luar sebagai calon negara maju.

Berdasarkan prestasi itu,banyak rakyat di Indonesia yang menghendaki Jokowi untuk maju 2 periode,bahkan 3 periode.Tidak seperti capres sebelah yang pesimis kalau 2030 indonesia akan bubar.Malah menurut jokowi,tahun 2030 indonesia akan menjadi negara maju dan besar.Peringkat 4 dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi.Oleh karena itu bisa dibilang ini adalah awal yang bagus untuk bangsa ini.Indonesia bersyukur diberi jokowi oleh Tuhan untuk menjadi pemimpin yang mereformasi dan mempunyai visi yang luas.

Rakyat juga senang dan bersyukur,punya pemimpin yang kerja,kerja dan kerja.Selalu optimis dan bisa merangkul semua kalangan.Saat terpilih menjadi Presiden, jargon yang dipilih oleh Joko Widodo adalah Kerja, Kerja, Kerja!. Hingga 3 tahun pemerintahannya saat ini, Presiden Jokowi ternyata mampu membuktikan jargonnya tersebut.

Berbagai keberhasilan telah ditorehkan pemerintahan Jokowi. Dengan fokus pada pembangunan infrastruktur untuk mengurangi ketimpangan antar wilayah dan juga pembangunan kualitas manusia, mimpi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sedikit demi sedikit mulai tampak.

Jokowi 3 periode bukan tanpa sebab,melihat keberhasilan pemerintah jokowi membangun Indonesia,membangun kembali proyek yang mangkrak,menyelesaikan dengan cepat pembangunan pembangunan daerah tertinggal serta bisa menjaga stabilitas keuangan.Bukan tidak mungkin,jika jokowi sukses 2 periode nanti,rakyat indonesia menghendaki untuk jokowi maju kembali untuk pemerintahan 3 periode.Niscaya.setelah 3 periode indonesia akan menjadi negara adidaya baru,kita bisa setara dengan china dan amerika.

Meskipun dihantam fitnah, hinaan, dan ujaran kebencian dari pihak-pihak yang memusuhinya, Presiden Jokowi tidak bergeming. Ia tetap bekerja untuk kemajuan negeri. Rakyat adalah tujuannya.

Berbagai prestasi tersebut harus diteruskan ke depannya. Pekerjaan rumah masih banyak dan harus dituntaskan agar NKRI menjadi negara yang bermartabat dan rakyatnya sejahtera.Maka mari kita dukung jokowi 2 periode agar bisa membuat indonesia menjadi negara maju dan hebat !!

MERDEKA...!!!!!!!!!!!!!

Ternyata Ada Maling di Asian Games 2018

illustrasi-Wartawan
Sejumlah barang milik jurnalis asing yang meliput perhelatan akbar pertandingan Asian Games 2018 di Jakarta raib dicuri maling.

Direktur Media dan Public Relation INASGOC Danny Buldansyah mengatakan, sedikitnya terdapat dua laporan kasus pencurian barang milik jurnalis asing dalam sepekan terakhir.

Kasus pertama terjadi pada Senin (27/8/2018), yakni laptop milik salah satu jurnalis asing hilang ketika diletakkan di meja.

"Yang mencuri ternyata jurnalis media massa Indonesia," kata Danny, Jumat (31/8/2018).

Danny mengatakan, ketika diinvestigasi melalui rekaman kamera pengawas, wartawan dalam negeri tersebut kedapatan mencuri saat si jurnalis asing lengah.

Wartawan tersebut kini telah ditolak masuk ke area jurnalis yang disediakan Inasgoc.

"Aksesnya telah kami ambil, sudah kami keluarkan. Dia mohon-mohon minta maaf. Ini dia memang punya akses dan dari media terakreditasi Dewan Pers,” terangnya.

Kasus pencurian kedua terjadi pada Kamis (30/8/2018) malam. Satu lensa tele milik fotografer asing hilang saat diletakkan di loker.

Danny mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan mengenai kasus kedua tersebut.

"Dibantu polisi, kami masih lakukan investigasi. Apakah dibongkar atau seperti apa," tandasnya

Malu maluin Bangsa aja

https://m.suara.com/news/2018/08/31/131942/wartawan-indonesia-curi-laptop-jurnalis-asing-di-asian-games-2018

Hebat, Tiongkok Juara Umum Asian Games 2018, 10 Kali Beruntun

Bendera Republik Rakyat Tiongkok
Sesuai perkiraan, Tiongkok merajai dan menjadi juara umum Asian Games 2018.

Dengan perolehan medali sebanyak 45 medali emas dalam dua hari tersisa, perolehan emas kontingen Negeri Panda itu sudah tak mungkin dikejar Jepang.

Saat ini Tiongkok memperoleh 118 emas, sementara Jepang 69. Andai atlet-atlet Tiongkok tak meraih medali emas pun dalam dua hari ini, mereka tetap menjadi pemenang pesta olahraga paling akbar di Asia.

Juara di Jakarta Palembang 2018 ini merupakan kesuksesan ke-10 setelah 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010 dan 2014. Hanya Jepang yang juga pernah menjadi juara Asian Games yakni di AG pertama hingga ke-8.

Di Asian Games 2018 ini, Tiongkok memimpin perolehan medali emas paling banyak. Dari olahraga renang, yang menyediakan 41 emas, Tiongkok dapat 19, sama dengan atlet Jepang. Di cabang olahraga atletik, dari 48 nomor final, Tiongkok menyabet 12 emas. Sementara di cabang olahraga wushu, dari 14 emas, Tiongkok menyapu sepuluh. Empat lainnya diambil Iran (dua), Indonesia (satu) dan Makau (satu).

Dominasi Tiongkok di Asian Games sepertinya masih akan berlanjut di edisi ke-19 empat tahun lagi, saat mereka menjadi tuan rumah di Hangzhou.

disadur dari artikel

www.jpnn.com

Berita Sebelumnya

 

Wisata

Otomotif

Fashion

Politik

Teknologi

Mancanegara

Bisnis

Dunia kerja

MKN

Game

Entertainmen

Kriminal

Blog punya © 2014 info-gamepc
Desain Modification by Ahmad Safei