Ketua DPC SPN Kabupaten Pekalongan, Ali Sholeh didampingi sekretarisnya Tabiin, menuturkan, hal itu akan segera dilakukan jika mereka tetap membela perusahaan sementara buruh semakin dipinggirkan. “Kami akan duduki Kantor Dinssonakertras dengan ribuan buruh,”katanya di depan wartawan, Selasa (13/01/2015).
Dikatakan, keterpihakan petugas Dinsosnaketrsa perusahaan menyusul adanya berbagi tuntutan hal puluhan buruh PT dutatex yang di PHK secara sepihak, namun petugas Dinsosnakertras membela perusahaan dan menyetujui agar buruh yangd I PHK hanya mendapatkan pesangon saja.
Padahal, banyak permasalahan yang ada di perusahaan, seperti karyawan tidak dimasukkan dalam jaminan kesehatan dan upah dibawah UMK yang berlaku serta pelanggaran lainnya. “Petugas Dinsonakertras tidak professional dan pilih kasih,”katanya.
Terisah, Kabid Perselisihan Hubungan Industrial, Abdul Kholik dan stafnya, Tri Haryanto, pengawas Ketenagakerjaan, Zamroni, membantah udingan itu, selama ini pihaknya telah menjalankan nota pemeriksaan sesuai prosedur. Bahkan saat ini pemeriksaan masih berjalan, apabila ditemukan masalah atau kejanggalan akan dilakukan teguran sesuai tingkat pelanggaranya. “Namun jika hal itu dinilai tidak professional, kami sangat keberatan,”tegasnya.
Sumber:
http://krjogja.com/read/244243/buruh-pekalongan-mengancam.kr
Berikan Komentar
Berkomentarlah yang sopan dan jangan buang-buang waktu untuk melakukan spam. Terimakasih.
Obrolan Ringan
Tweets by @komunitasgamer