Info
| Kamis, 03 April 2025 - 4:10 WIB
Daftar | Masuk | Anggota

Kamis, 03/04/2025 - 4:10 WIB

Nabi Palsu di Karangdadap Dianggap Sesat

info game pc - info-gamepc
KAJEN –
Sri Hartatik saat memberi penjelasan kepada media di rumahnya, Desa Kalilembu, Karangdadap, kemarin.

Sikap Sri Hartatik, warga Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, yang mengaku menerima wahyu dari Tuhan dianggap sejumlah ulama di Kota Santri sebagai hal yang menyimpang.

Bahkan, Sri diminta bertaubat karena dinilai sudah melakukan penistaan agama Islam dan melenceng dari ajaran yang dibawa oleh Rasulullah SAW.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Rissa Sumarstyanto, kemarin, mengatakan, ajaran yang dibawa Sri Hartatik merupakan ajaran sesat. Bahkan, menurutnya, Sri yang mengaku menerima wahyu dari Tuhan itu telah melakukan penistaan agama.

"Ini melecehkan agama Islam yang diajarkan oleh Rasulullah. Jelas itu melenceng. Dia salatnya saja menghadap ke arah timur, yang bukan kiblat umat Islam. Tentu tidak sesuai dengan ajaran yang ada di dalam Alquran dan Hadits," jelas Rissa.

Pihaknya meminta agar Sri segera bertaubat dan kembali ke jalan yang benar. Untuk kembali meluruskan pemahaman Sri tentang Islam, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mendatanginya untuk melakukan klarifikasi.

"Kami akan mencoba memberi pemahaman kepada Ibu Sri, bahwa keyakinannya itu salah menurut Islam. Karena tidak sesuai dengan Alquran dan Sunnah," ungkapnya.

Diungkapkan, sewaktu menjadi guru, Sri memang sering izin karena sakit. Namun, lanjut dia, sakit yang diderita Sri ternyata justru penyakit agama. "Makanya untuk meluruskan pemahamannya, perlu pendekatan persuasif. Ia berharap, masyarakat tidak mudah terpengaruh dan juga tidak mudah terpancing untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum," kata dia.

Sementara, Ketua MUI Kabupaten Pekalongan, KH Abu Bahro, kemarin, menuturkan, hari ini, Sabtu (4/6) MUI Kabupaten Pekalongan akan mengeluarkan fatwa terhadap pernyataan sikap Sri Hartatik yang mengaku mendapatkan wahyu dan bertemu malaikat Jibril. Dasarnya adalah pengaduan dari MWC NU Kecamatan Karangdadap.

"Dari pengakuan Sri kepada MWC NU Karangdadap, katanya Sri tetap akan menyebarkan ajaran tersebut dengan segala risiko. Kami akan menyosialiasikan hal itu kepada masyarakat agar tidak terpancing dan terprovokasi. Ini persis seperti Lia Eden yang mengaku ketemu malaikat Jibril. Laporannya, dia ibadah salatnya menghadap bebas, karena alasan Allah ada dimana-mana. Kalau melihat itu, berarti sudah masuk kriteria sesat," tandasnya.

Ganti game lamamu dengan game-game terbaru, hanya di "Revolusi Gamer". Tersedia game-game murah dan berkualitas. Kunjungi info-gamepc.blogspot.com

(Safei/Gamer)


Didukung oleh

Foto Terkait:

+ Komentar + 1 Komentar


Berikan Komentar

Berkomentarlah yang sopan dan jangan buang-buang waktu untuk melakukan spam. Terimakasih.



 
Blog punya © 2014 info-gamepc
Desain Modification by Ahmad Safei