SATA Mode - AHCI
Banyak user yang sudah menggunakan harddisk SSD, sayangnya harddisk SSD tsb. setting (BIOS) SATA Mode-nya masih di-konfigurasi sebagai IDE/Legacy/Compatible. Padahal jika SSD di-konfigurasi dalam mode AHCI (Advanced Host Controller Interface) akan didapat beberapa fitur yang berguna, seperti kemampuan hot plug, power management dsb.
Tetapi jika Windows sudah ter-install dengan mode IDE/Legacy/Compatible, dan kemudian ingin diubah (dari dalam BIOS) menjadi AHCI maka PC tidak akan bisa booting, dan akan muncul bluescreen STOP ERROR 0x0000007B INACCESSABLE_BOOT_DEVICE. Jika keinginan menggunakan AHCI sedemikian kuat, barangkali user akan (terpaksa) menempuh cara instal ulang Windows dengan mode AHCI. - sangat melelahkan tentunya !
Stop Error 0x0000007B INACCESSABLE_BOOT_DEVICE (bluescreen) tsb. disebabkan karena sistem berusaha menggunakan harddisk dengan konfigurasi baru - AHCI, tetapi driver AHCI-nya belum di-aktifkan (enable). Jadi, agar bisa 'main' dalam AHCI tanpa bluescreen, harus diupayakan meng-aktif kan (enable) driver AHCI terlebih dulu.
Cara Meng-aktifkan Driver AHCI Dari Registry Windows
Note :
>>> Kekeliruan dalam meng-edit registry Windows bisa berakibat fatal, jangan merubah sesuatu selain yang disebutkan di artikel ini.
Jika sebelumnya sudah terlanjur mengubah SATA Mode ke AHCI, dan ternyata PC mengalami bluescreen 0x0000007B; maka :
Restart PC, kemudian masuk ke BIOS dan ubah setting SATA_Mode kembali ke mode IDE/Legacy/Compatible. Gambar-1. Simpan setting-an dan keluar dari BIOS. Biarkan PC loading Windows seperti biasa sampai selesai.
Buka Registry Editor (regedit.exe).
Pada Registry Editor, navigasi ke subkey ini : HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\iaStorV. Gambar-2.
Klik 'folder' [ iaStorV ], pada panel-kanan klik-kanan entry [ Start ], pilih [ Modify ].
Pada Value-box ubah angka-nya menjadi 0 (nol), klik OK.
Selanjutnya Restart PC, masuk BIOS, dan sekarang ubah setting BIOS pada SATA_Mode menjadi AHCI, kemudian Save & Exit (F10) dari BIOS.
PC akan restart dan ketika Windows start, akan mendeteksi adanya perubahan konfigurasi (dari IDE ke AHCI), dilanjutkan me-load disk-driver yang baru (AHCI), dan (mungkin) akan me-restart sekali lagi, tunggu proses loading Windows sampai selesai.
Sekarang PC beroperasi pada konfigurasi AHCI tanpa muncul bluescreen dan tak perlu install-ulang Windows.
Berikan Komentar
Berkomentarlah yang sopan dan jangan buang-buang waktu untuk melakukan spam. Terimakasih.
Obrolan Ringan
Tweets by @komunitasgamer