Operasi Hitung Bilangan
A. Mengidentifikasi Sifat Operasi Hitung
1. Sifat pertukaran atau komutatif.
a + b = b + a Contoh: 4 + 2 = 2 + 4
a × b = b × a Contoh: 4 × 2 = 2 × 4
Sifat komulatif tidak berlaku pada operasi pengurangan
dan pembagian Misalkan :
8 – 2 = 6 dan 2 – 8 = -6 Jadi, 8 – 2 ≠ 2 – 8.
8 : 2 = 4 dan 2 : 8 = 0,25 Jadi, 8 : 2 ≠ 2 : 8
2. Sifat pengelompokan atau asosiatif.
(a+b)+c=a+(b+c) Contoh: (2 + 3) + 4 = 2 + (3 + 4)
(a×b)×c=a×(b×c) Contoh: (2 × 3) × 4 = 2 × (3 × 4)
3. Sifat penyebaran atau distributif.
a × (b + c) = (a × b) + (a × c) Contoh: 10 × (2 + 3) = (10 × 2) + (10 × 3)
a × (b – c) = (a × b) – (a × c) Contoh: 5 × (6 – 2) = (5 × 6) – (5 × 2)
LATIHAN YUK
1. ... + 25 = 25 + 138
2. 70 x ... = 23 x 70
3. 7 x (6 x ...) = (7 x 6) x 4
4. ... x ( 5 + 31) = (16 x 5) + (16 x ...)
5. 20 x (14 - ... ) = (... x 14) – ( 20 x 5
B. Bilangan Ribuan
1. Mengenal Bilangan Ribuan
Bilangan yang terdiri dari 4 angka disebut bilangan ribuan.
Contoh: Bilangan 1.365
Angka Nilai Tempat Nilai Angka
1 Ribuan 1.000
3 Ratusan 300
6 Puluhan 60
5 Satuan 5
Bilangan 1.365 dibaca ”seribu tiga ratus enam puluh lima” .
Jika dijumlahkan semua nilai angka pada kolom ketiga tabel di atas,
akan diperoleh bentuk penjumlahan sebagai berikut:
1.365 = 1.000 + 300 + 60 + 5
Bentuk penjumlahan dari nilai-nilai angka disebut bentuk panjang dari suatu bilangan.
2. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan
Untuk membandingkan dua bilangan, kita bandingkan masing-masing angka dari
kedua bilangan yang mempunyai nilai tempat sama dimulai dari angka yang paling kiri.
Contoh: 5.438 > 2.532
6.345 > 6.342
LATIHAN YUK BARENG-BARENG ADIK-ADIK
1. Baca dan tuliskan bilangan berikut ini
a. 9.038
b. Empat ribu seratus dua puluh satu
2. Nilai tempat 3 pada bilangan 1.304 adalah . . . .
3. Angka . . . . pada bilangan 5.127 mempunyai nilai 100.
4. Bandingkan bilangan-bilangan berikut dengan memberi tanda (>) (<) atau (=)
a. 2.077 .... 2.222
b. 2.002 ... 2.050
c. 1.203 ... 1.203
5. Urutkanlah bilangan- bilangan berikut dari yang terkecil hingga terbesar.
a. 7.899, 4.899, 5.899, 6.899, 8.899
b. 8.548, 8.148, 8.348, 8.248, 8.448
C. Perkalian dan Pembagian Bilangan
1. Operasi Perkalian
Contoh :
Rani mempunyai 4 kaleng permen pemberian paman. Setelah dibuka satu kaleng ternyata berisi 21 permen.
Menurut Paman, semua kaleng isinya sama. Berapa banyaknya permen Rani pemberian paman?
Penyelesaian:
Cara 1 :
Dengan definisi perkalian sebagai penjumlahan yang berulang,
maka bentuk perkalian tersebut dapat kitatuliskan:
4 × 21 = 21 + 21 + 21 + 21 = 84
Cara 2:
Dengan perkalian langsung dapat
kita tuliskan 4 × 21 = 21 × 4 (sifat komutatif perkalian).
21 × 4 = 84
Cara 3:
cara bersusun
2 1
4
------ X
8 4
Jadi,
banyaknya permen Rani pemberian paman adalah 84 permen.