Info
Daftar | Masuk | Anggota
Berita Utama
Mekanisme Pembelian:
  1. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan anda.
  2. Pemesanan bisa melalui SMS, email, dan message Facebook serta cantumkan Nomor HP/Telp anda.
  3. Kami melayani pengiriman barang ke seluruh Indonesia
  4. Untuk pengiriman menggunakan JNE, TIKI, POS.
  5. Pembayaran melalui transfer Bank, Rekening akan diberitahukan via telpon

Selamat berbelanja !!!

Mekanisme Pembayaran:
  1. Saya akan menghubungi anda, Setelah saya memastikan bahwa Anda sungguh-sungguh membeli game saya.
  2. Pembayaran lewat transfer Bank, Rekening akan diberitahukan via telpon
  3. Barang dikirim setelah anda mentranfer uang sejumlah harga barang beserta ongkos pengiriman
  4. Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan kecuali rusak atau ada kesalahan spesifikasi.
Terimakasih atas kepercayaan anda memilih produk saya
Berita Pilihan

Melihat situasi sekarang,seberapa besar kemungkinan Indonesia bubar?

Umur negara ini ( Indonesia) sudah 81 tahun. Umur yang bisa dikatakan cukup matang bagi sebuah negara. Kita telah beberapa kali mengalami benturan dengan gejolak zaman, mulai dari pemberontakan PRRI/PERMESTA, DII/TII, di era Soekarno, pembantaian massal terhadap pendukung dan simpatisan PKI di awal pemerintahan Soeharto ( menurut Omar Dani Soeharto dibantu CIA dalam menggulingkan Soekarno), era orde Baru selama 32 tahun, pisahnya Timor Timur dari Indonesia di tahun 1999. Kemudian kita memasuki era reformasi, dan sekarang di 2024–2029 kita kembali ke zaman Neo orba.

Prabowo sebagai presiden saya lihat tidak kompeten dalam memimpin Indonesia, dia terlalu senang dipuja-puji oleh bawahannya yang kebanyakan adalah penjilat, "sampai licin lantai istana",

Prabowo tidak pernah berfikir panjang dalam meluncurkan program. Ingat MBG maka langsung dibuat dapur MBG sebanyak ribuan unit tanpa pilot project untuk mengetahui apakah program ini efektif dan efisien dan bagaimana dampaknya terhadap ekonomi rakyat.

Kemudian Prabowo ingat kopdes, ini program bapak mertuanya dahulu yaitu KUD ( koperasi unit desa). Maka langsung dibangun 80 ribu gedung koperasi merah putih diberbagai pelosok negeri.

Bahkan sampai di kaki gunung hutan belantara. Tidak pernah memikirkan apakah ini program akan untung atau malah rugi. Yang penting anggaran APBN terserap.

Saya jujur melihat bahwa Prabowo menjadi presiden karena dia memang banyak di endorse oleh oligarki, pemimpin partai, petinggi-petinggi Polri & TNI, dan banyak ormas-ormas bajingan.

Makanya kabinet yang dia pimpin sangat gemuk, menteri+wakil menteri mencapai 100 orang belum lagi utusan khusus.

Mereka-mereka semua orang yang saya sebut diatas telah berkorban moril dan materil agar memenangkan Prabowo Gibran menjadi pucuk pimpinan di negeri ini.

Jadi wajarlah mereka minta imbal hasil karena telah mendukung Prabowo jadi presiden. Makanya APBN kita jadi Bancakan oleh mereka, sampai gubernur Bank Indonesia harus menggundurkan diri karena kebijakan fiskal yang ugal-ugalan di era Prabowo terlebih semenjak Purbaya menjabat sebagai menteri keuangan.

Saya berkeyakinan bank central Indonesia akan dibuat tidak independen seperti era Soeharto dulu, terlebih semenjak keponakan Prabowo masuk jadi petinggi di bank Indonesia.

Sekarang hutang Indonesia sudah mencapai Rp 10 ribu Triliun, Purbaya membuat keputusan agar memajaki rakyat lebih besar lagi, makanya sampai di adakan sensus ekonomi.

Untuk mengukur kemampuan ekonomi masyarakat. Kondisi ekonomi Indonesia semakin parah akibat ditutupnya selat Hormuz sehingga harga BBM jadi naik. BBM dibeli menggunakan US Dollar. Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terus menerus jatuh mencapai Rp.17.900,-/Agust 2026.

Jadi uang rupiah yang digunakan untuk membeli US Dollar jadi bertambah mahal. Dan BBM Indonesia harus disubsidi oleh pemerintah. Kalau BBM naik rakyat akan ngamuk, harga-harga kebutuhan pokok akan langsung melonjak naik tak terkendali.

Dan Prabowo dengan tololnya tidak mau menghentikan program MBG dan kopdes yang jelas-jelas menyebabkan defisit anggaran. Solusi satu-satunya adalah cetak uang dan itu akan menyebabkan hyper-inflation. Belum lagi banyaknya investor asing yang membuang rupiah dan membeli dollar ( capital outflow).

Di tahun 2025 terjadi banjir bandang di Sumatera, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat menjadi hancur akibat banjir bandang, banyaknya hutan yang gundul menyebabkan banjir ini tak bisa diredam dan sampai sekarang masyarakat yang terdampak banjir bandang belum pulih kehidupannya.

Pemerintah bangkrut tidak mampu dengan cepat tanggap melakukan rehabilitasi terhadap kawasan yang terdampak banjir bandang.

Sekarang di 14 Agustus 2026 terjadi gempa NTT pusatnya di Pulau Flores. Banyak rumah yang hancur, banyak korban jiwa dan di 17 Agustus 2026 Prabowo tetap dengan ponggahnya melakukan pesta pora menghabis-habiskan uang rakyat untuk keperluan yang tidak penting.

Aceh dan Papua menuntut merdeka….

Dan memang sudah seharusnya mereka merdeka, semua sumber daya alam mereka di keruk untuk kepentingan pribadi para pejabat pusat dan oligarki. Yang menjadi pertanyaan apakah Prabowo bisa meredam keinginan rakyat Aceh & Papua tsb?

Sekarang ekonomi Indonesia sedang tidak baik-baik saja, MBG menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok ikut naik karena pedagang ayam, pedagang sayur harus supply ke dapur MBG. Jadi harga kebutuhan pokok jadi naik. Sebagai contoh kasus harga ayam di Palembang mencapai Rp.45.000/Kg.

Kalaupun harus bubar Indonesia ini saya mengucapkan senang telah bersama kalian selama ini.

Kenapa di indonesia banyak anak yang fatherless

Kenapa ya? Ya karena si bapak males/nggak niat deket sama anak. Di pikiran si bapak, hidup para bapak-bapak itu cuma seputar nyari duit sama urusan ranjang, ditambah hobi kalau ada.

Kenapa ya? Ya karena si bapak males/nggak niat deket sama anak. Di pikiran si bapak, hidup para bapak-bapak itu cuma seputar nyari duit sama urusan ranjang, ditambah hobi kalau ada.

Urusan rumah dan anak mah tanggungan istri. Makanya enggak heran lah banyak anak yang menganggap bapaknya cuma sebagai sumber penghasil duit.

Kedekatan antara seorang ayah dan anak itu dimulai dari anak lahir dan harus dipupuk seiring berjalannya waktu. Kalau ibu dan anak dari kandungan, lahir, menyusu, sudah ada ikatan batin sehingga kedekatan terjadi secara naluri.

Pada dasarnya anak memang lebih dekat pada ibu daripada ayah. Kalau sama dua-duanya enggak dekat, kebangetan amat. Makanya harus ada niat dan usaha, supaya tercipta kedekatan serta komunikasi yang baik antara ayah dan anak.

Caranya gimana? Ya ikut berperan dalam membesarkan dan mendidik anak. Nggak ada alasan capek kerja. Mesti niat meluangkan waktu. Kalau mau mikir agak kritis dikit nih pak bapak, antara anda dengan istri sama-sama capek. Tapi tanggung jawab dalam mengurus anak sepenuhnya milik kedua pasangan. Bukan cuma ibu.

Dengerin nih bapak-bapak, jangan dah pulang kerja langsung duduk manis sambil sebat, padahal anak lagi pengen merengek-rengek ke bapaknya. Luangkan waktu buat main sama anak.

Cari tahu lah kesukaan anak, kalau bisa ikutan suka apa yang disukai anak walau kudu maksa diri sendiri buat suka karakter film kartun sekalipun. Kalau anak bapak suka Upin-Ipin, temenin nonton, ntar bapak lama-lama juga ikutan demen. Kalau anak suka tontonan ala-ala princess Disney kudu banyak tanya. Tahan dulu keinginan buat nonton YouTube sendiri. Taroh dulu HPnya.

Sering-seringlah nge-date sama anak-anak. Enggak harus mahal kok pak. Anak-anak kayaknya juga enggak begitu mikirin mau diajak ke tempat mahal atau enggak, yang penting kan kesan habis jalan-jalan sama bapaknya. Ajak aja renang bareng main air atau ke taman kota gitu main sepeda sekalian explore alam sekitar. Wuih senangnya dah pasti bukan main bakal diceritain ke ibuknya dari A sampai Z.

Nanti saat anak makin gede, belajar menyesuaikan juga dong. Temenin anak belajar, bukan cuma nyuruh-nyuruh belajar terus habis itu tinggal ngomong, "berapa nilai ulangan kamu?" "Makanya belajar yang rajin, jangan hape teros."

Cari tahu kebutuhan anak remaja tu apa, yang lagi ngetren sekarang apa. Jangan disamain sama jamannya bapak atuh. Biasanya nih, rata-rata hubungan antara bapak dan anak mulai renggang saat anak beranjak remaja.

Makanya ya pak, kalau anak punya pendapat/ide coba didengarkan baik-baik. Bikin anak ngerasa dibutuhkan, dengan memberikan dia peran saat si bapak lagi beraktivitas di rumah.

Bersih-bersih bareng anak sambil ngobrol dan guyon kan asik. Kalau anak punya effort untuk melakukan suatu hal, kasih apresiasi. Bukan cuma "ya ya ya bagus" tapi mukanya males-malesan atau malah "heleh apaan tuh, aneh aja anak jaman sekarang".

Gimana enggak males tuh anak mau cerita apa-apa ke bapak?

Nanti kalau si anak cewek gampang jatuh cinta sama cowok, si bapak marah-marah. Tapi si bapaknya sendiri cueknya minta ampun sama anak, bisanya cuma ceramah.

Coba kita lihat, berapa banyak anak yang sama bapaknya sungkan buat sekedar ngobrol? Mau memulai obrolan aja si anak mesti banyak mikir kayak berhadapan sama guru killer di sekolah.

Bahkan ada yang dari kejauhan denger suara bapaknya langsung lari ngumpet ketakutan.

Ayolah pak bapak, yang ngerasa kesindir sama tulisan di atas, merenung dikit. Jangan malah tersinggung nyari pembelaan.

Siapa itu Johannes Abraham Dimara

Jika kalian melewati Lapangan Banteng di Jakarta, kalian akan melihat sebuah monumen raksasa yang sangat gagah:

Patung Pembebasan Irian Barat. Sosok pria berotot yang sedang meneriakkan kemerdekaan sambil memutus rantai di tangannya, itu bukanlah sekadar imajinasi seniman. Patung itu diukir berdasarkan perawakan dan kisah nyata seorang pahlawan besar dari tanah Papua.

Namanya adalah Johannes Abraham Dimara.

Lahir di Biak Utara, ia adalah sosok perwira militer yang perannya sangat krusial,

namun namanya jarang terdengar di buku pelajaran sekolah. Ketika Belanda bersikeras menahan Papua agar tak lepas dari genggaman mereka pasca-kemerdekaan,

Dimara adalah salah satu ujung tombak yang berani mempertaruhkan nyawa untuk masuk ke garis musuh.

Tahun 1954, Dimara memimpin pasukan gerilya menyusup lewat jalur laut ke Teluk Etna, Papua. Misinya berat,

yaitu mengibarkan Merah Putih dan membakar semangat rakyat Papua untuk berintegrasi dengan Indonesia. Namun, pergerakan mereka tercium. Setelah pertempuran sengit, Dimara ditangkap militer Belanda, disiksa, dan dibuang ke penjara isolasi Boven Digoel selama bertahun-tahun.

Penderitaan penjara tidak mematahkan semangatnya. Usai dibebaskan, Presiden Soekarno langsung membawa Dimara terbang ke markas PBB di New York (1962) sebagai delegasi resmi Indonesia.

Kehadiran fisik Dimara sebagai putra asli Papua di meja perundingan internasional menjadi pukulan telak bagi diplomasi Belanda, membuktikan kepada dunia bahwa rakyat Papua ingin merdeka bersama Indonesia.

Dalam sebuah pawai akbar di Jakarta, Soekarno melihat Dimara memakai rantai yang terputus di lengannya sebagai simbol pembebasan.

Merasa terkesima oleh momen emosional itu, Bung Karno langsung meminta Henk Ngantung untuk membuat sketsa patungnya, yang kemudian diwujudkan menjadi monumen raksasa oleh pematung legendaris Edhi Sunarso.

Meski akhirnya dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dan dimakamkan secara militer, masa tua J.A. Dimara justru dihabiskan dalam kesederhanaan dan kesunyian.

Beliau bahkan sempat kesulitan biaya berobat sebelum wafat pada tahun 2000. Patung raksasanya memang terus berdiri menantang langit ibu kota, tapi warisan persatuan yang ditinggalkannya jauh lebih mahal dari sekadar monumen perunggu.

Kritik yang terkesan "ngaco" terhadap Presiden Jokowi?

Edisi selanjutnya pada kritik seorang pengamat politik milienial yang menyatakan bahwa dana anggaran pemindahan ibukota sebaiknya dialokasikan untuk BUMN yang merugi.

Beliau dengan penuh keyakinan menyebutkan nama PLN di dalamnya.

Faktanya, PLN mengantongi untung sebesar 11,6 triliun rupiah sepanjang tahun 2018 yang lalu.

Mungkin kerugian yang dimaksud adalah kerugian hingga kwartal III pada September 2018.

PLN menjelaskan bahwa kerugian ini terjadi akibat imbas dari melemahnya nilai kurs rupiah terhadap dolar AS.

Perubahan nilai tukar ini yang seolah-olah membengkakkan beban hutang PLN.

Saya kagum dengan tata cara penyampaian pengamat milenial ini dengan menggunakan data lawas yang tidak update.

Kredit lain juga saya sertakan padanya, untuk kemampuannya menyampaikan data lawas tidak update ini dengan sangat meyakinkan dan mempesona. Lalu bagaimana dengan performa keuangan PLN di 2019?

Data yang disertakan pada laporan keuangan PLN kwartal I menyatakan bahwa PLN meraup untung lagi sebesar 4,2 triliun rupiah.

Salah satu faktor penting dari laba PLN di kwartal I tersebut adalah menguatnya kurs nilai tukar rupiah.

PLN Klaim Cetak Laba Rp4,2 Triliun pada Kuartal I 2019

Pihak PLN sendiri menyatakan bahwa proyeksi laba PLN juga masih optimis di angka 10,6 triliun rupiah.

- Ketika pengamat politik milenial yang namanya semakin populer karena memberikan kritik berdasarkan data lawas dan keliru ini semakin dipuji dan dipuja banyak orang Indonesia yang tidak membaca fakta sebenarnya, semakin menjadi-jadilah kekhawatiran saya dengan masa depan Indonesia.

Saya juga teringat jelas ekspresi bapak Fadli Zon yang mengangguk setuju dengan pernyataan pemudi milenial ini. Oh Indonesia, bagaimana nasib masa depanmu? (air mata saya mulai menetes).

Apa bisnis terlicik yang kamu tahu?

Bisnis trend musiman

Kamu tahu lah apa itu. Mulai dari tanaman gelombang cinta, janda bolong, ikan louhan, batu akik, ikan cupang saat pandemi, dan sejenisnya. Di belakang bisnis musiman itu ada Bandar-Bandar besar yang menentukan periode ini kita mau mainin barang apa.

Setelah jenis barangnya ditentukan, mereka akan stok barang tersebut atau menguasai distribusi barang tsb, dan mulai menugaskan pembisik pembisik buat menghembuskan cerita tentang barang tersebut.

Entah khasiatnya atau latar belakang sejarahnya, kriteria seperti apa yg dicari, atau melambangkan apa serta cerita bahwa ada yg tengah mencari-carinya dan ada yg berhasil menjualnya dengan angka yang fantastis, tentu disertai dengan videonya.

Padahal yang main ya orang-orang suruhan si Bandar juga. Cara lainnya adalah masuk ke artis² untuk memperluas trend dan menaikkan kasta barang yg dijadikan trend, karena artis² adalah influencer yang mumpuni mengingat mereka punya pengikut² yg fanatik Bahkan saat pandemi, ashanti saja sampai memiliki puluhan ikan cupang.

Tujuannya agar banyak orang awam yang ikut-ikutan tertarik dan terjun ke bisnis tersebut dan membeli dari mereka.

Kemudian stok barang dihilangkan agar barang langka dan harga makin tinggi, dan stok Bandar akan mulai didistribusikan pelan dan halus. Kalau sekiranya bandar sudah ambil untung besar, bandar mulai mundur.

Mekanisme dilepas ke pasar bebas. Karena yang ikut bisnis sudah banyak, akhirnya barang berlimpah dan harga terjun bebas.

Selanjutnya Bandar tinggal duduk santai, kipas² pakai duit dan mencari lagi jenis barang baru yang akan dinaikkan jadi trend berikutnya.

Siapakah yang layak menjadi presiden Indonesia?

Untuk saat ini siapakah yang lebih layak menjadi presiden Republik Indonesia?

1. ORANG DARI LATAR BELAKANG SIPIL MURNI

dari sipil, oleh sipil dan untun sipil, demokrasi itu supremasi sipil, dipimpin sipil, diurus sipil, bukan sebaliknya, demokrasi kok dipimpin militer.

2. SUKU MINORITAS

jangan suku2 yang sama terus mimpin, terbukti kan 81 tahun merdeka Indonesia buat motor sendiri saja tidak mampu, BASI. Ganti lah dengan yang lain.

Jangan kalian suku2 yang berkuasa setengah mati membuat sistem menggoyahkan suku minoritas supaya kalian berkuasa trus. Taruhannya 2045

3. AGAMA MINORITAS

jangan agama tertentu trus, berilah kesempatan agama lain memimpin, masa harus jadi presiden wajib agama tertentu saja, BASI

4. PARTAI BARU

jangan partai2 itu saja yang berkuasa, ganti saja dengan yang baru. Partai2 yang ada di Senayan sekarang harus out dari dpr 2029.

5. GANTI PARTAI BARU

demokrasi seharusnya punya sifat agile (lincah, dinamis) jangan kaku, agama itu terus yang berkuasa, suku itu terus yang berkuasa, partai itu terus yang berkuasa, kelompok itu terus yang berkuasa.

bukan demokrasi namanya itu, sama saja dengan diktator, yang berkuasa itu2 saja selama puluhan tahun.

GANTI LAH DENGAN YANG BARU, MASA SUDAH MAKANAN BASI, TETAP KALIAN MAKAN

Buat SIM dengan mudah tanpa nembak ?

Buat apa nembak SIM?

Bulan Juni kemarin saya membuat SIM melalui aplikasi DIGITAL KORLANTAS POLRI. Prosesnya cepat, mudah, tanpa antri, dan setelah SIM dicetak bisa dikirim ke rumah.

SIM-E juga bisa diakses dalam aplikasi sehingga tidak perlu ribet memenuhi dompet untuk bawa SIM kemana-mana.

Install aplikasi DIGITAL KORLANTAS POLRI

Registrasi data diri dengan upload KTP, KK, Photo, Biometric online.

Daftar test kesehatan 20K.

Daftar test psikologi online 70K.

Registrasi pembuatan SIM online (harga sesuai jenis SIM)

Bayar biaya pengiriman SIM lewat kantor pos.

3 hari SIM sudah jadi dan dikirim ke rumah.

Test kesehatan SIM

Test psikologi online

Adil nggak kalau koruptor bisa diampuni hanya dengan membayar denda damai?

Bayangkan Anda menitipkan dompet berisi uang belanja sebulan keluarga kepada seseorang.

Lalu orang itu ketahuan mencuri isinya. Setelah kepergok, dia sekadar mengembalikan uang tersebut, tersenyum, lalu bilang, "Udah ya, uangnya udah balik, kita damai."

Pertanyaannya: apakah besoknya Anda sudi menitipkan dompet atau masa depan keluarga Anda lagi ke orang yang sama? Tentu tidak, kan? Anda pasti sudah mencoret namanya.

Sama halnya dengan koruptor. Menurut saya, gagasan bahwa koruptor bisa melenggang bebas atau diampuni hanya bermodalkan "membayar denda damai" adalah sebuah penghinaan terhadap keadilan.

Korupsi itu bukan cuma soal selisih angka di laporan keuangan. Korupsi adalah kejahatan sadis yang merampas hak hidup orang banyak. Uang yang seharusnya bisa dipakai untuk mengaspal jalan, mensubsidi kesehatan, atau membangun sekolah anak-anak, malah dirampok demi menggemukkan perut sendiri.

Kalau hukuman bagi mereka hanya sekadar membayar denda, mereka cuma akan menganggap denda itu sebagai "biaya operasional" atau risiko bisnis belaka.

Bayar dendanya, lalu keluar penjara tetap kaya raya karena uang hasil malingnya toh sudah disembunyikan atau dicuci di tempat lain. Itu bukan hukuman, itu transaksi.

Bagi saya, keadilan baru benar-benar tegak jika dua hal ini dieksekusi tanpa kompromi:

Pertama, miskinkan dan rampas seluruh asetnya.

Ini adalah hukuman yang paling ditakuti. Mengapa? Karena orang serakah lebih takut miskin daripada takut dipenjara.

Aturan perampasan aset ini harus disahkan dan berlaku brutal bagi siapa saja,

bukan cuma untuk politisi atau pejabat tinggi negara. Kita tahu penyakit korupsi ini sudah menjangkit berbagai elemen masyarakat.

Aturan ini juga harus berlaku bagi karyawan atau direksi yang menggelapkan uang perusahaannya sendiri.

Siapa pun yang terbukti maling, rampas hartanya sampai mereka tahu rasanya hidup dari titik minus.

Kedua, cabut hak politik dan hak publiknya seumur hidup.

Logikanya sangat sederhana. Maling ayam di kampung saja, kalau sekali ketahuan, seumur hidup bakal dicap buruk dan tetangga tidak akan pernah percaya lagi.

Lalu kenapa maling uang rakyat yang jumlahnya miliaran malah masih diberi karpet merah?

Kenapa mereka masih diberi panggung?

punya hak untuk masuk politik lagi, dan dengan tanpa malu minta dipercaya kembali oleh masyarakat?

Yang namanya maling, mau pakai kaus lusuh atau pakai jas mahal seharga puluhan juta, esensinya tetap sama: mereka adalah pengkhianat amanah.

Dan orang yang sudah cacat integritasnya, sama sekali tidak punya hak untuk memegang kepercayaan publik lagi. Titik.

Ngeri kan kalo urusannya sama duit orang. Matinya pun begini.

Apa saja kesalahpahaman terbesar Muslim tentang Islam?

1. Musik itu haram Banyak Muslim yang ngira musik dan nyanyi itu dilarang total. Padahal, yang diharamkan itu cuma lirik yang vulgar atau mengajak maksiat. Nabi Muhammad sendiri suka ngedengerin nyanyian yang baik. Jadi santai aja, asal lagunya positif.

2. Wanita gak boleh jadi pemimpin Ini mitos yang udah kelewat usang. Banyak ulama kontemporer bilang kepemimpinan itu soal kapabilitas, bukan gender. Ingat Ratu Bilqis yang dipuji Al-Qur'an? Yap, itu pemimpin perempuan.

3. Poligami itu sunnah Duh, ini nih yang sering bikin geger. Poligami itu bukan sunnah, tapi rukhsah (keringanan) dengan syarat super ketat. Monogami justru lebih diutamakan dalam Islam.

4. Jenggot wajib dipelihara Nah, ini nih yang sering bikin orang salah fokus. Jenggot itu sunnah, bukan wajib. Mau cukur ya gapapa, gak ngurangin keimanan. Yang penting akhlaknya dijaga.

5. Wanita wajib di rumah aja. Di zaman Nabi, banyak wanita yang aktif di ruang publik. Khadijah? Pedagang sukses. Aisyah? Guru dan ahli hadits. Jadi jangan kekang wanita atas nama agama.

6. Bid'ah selalu sesat. Bid'ah itu inovasi. Ada yang baik, ada yang buruk. Pake HP buat dakwah? Itu bid'ah hasanah. Yang dilarang itu bid'ah dalam ibadah mahdhah.

7. Jihad = perang Jihad itu luas maknanya. Belajar? Jihad. Berbakti pada ortu? Jihad. Memberantas korupsi? Juga jihad. Perang cuma salah satu bentuk, itupun dengan syarat ketat.

8. Seni itu haram Islam justru mendorong keindahan. Liat aja arsitektur masjid yang megah. Atau kaligrafi yang memukau. Seni itu halal, asal gak melanggar syariat.

9. Harus pake bahasa Arab biar doa dikabulkan Allah itu Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Beliau paham semua bahasa. Yang penting keikhlasan hati, bukan bahasanya. Jadi, berdoa pake bahasa apapun monggo.

gambar ikonik HUT RI ke 81

Jika ada satu gambar yang menurut saya paling menggambarkan suasana menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia, mungkin inilah salah satunya.

Di usia kemerdekaan yang sudah lebih dari delapan dekade, masih banyak rakyat yang merasa keadilan belum benar-benar hadir.

Pejabat yang terjerat kasus korupsi sering kali dipandang mendapat perlakuan lebih baik dibanding rakyat kecil yang berjuang mencari makan setiap hari.

Hukum terasa keras kepada mereka yang lemah, tetapi sering dianggap lunak kepada mereka yang memiliki jabatan dan kekuasaan.

Di saat masyarakat menghadapi mahalnya kebutuhan hidup, lapangan pekerjaan yang terbatas, serta pendidikan dan layanan kesehatan yang masih belum merata, pemerintah justru dinilai menggelontorkan anggaran besar untuk berbagai program yang efektivitasnya dipertanyakan oleh sebagian masyarakat.

Ketika masih ada dugaan penyimpangan anggaran di berbagai sektor, kepercayaan publik pun semakin terkikis. Kemerdekaan bukan sekadar upacara, bendera, dan pidato, melainkan tentang keadilan, kesejahteraan, serta pemerintahan yang bersih.

Jika rakyat masih merasa suara mereka diabaikan dan keadilan belum dirasakan secara merata, maka perayaan kemerdekaan seharusnya menjadi momen refleksi, bukan sekadar seremonial.

Semoga Indonesia tidak hanya merdeka dari penjajahan, tetapi juga mampu merdeka dari korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan kebijakan yang tidak benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

Berita Sebelumnya

 

Wisata

Otomotif

Fashion

Politik

Teknologi

Mancanegara

Bisnis

Dunia kerja

MKN

Game

Entertainmen

Kriminal

Blog punya © 2014 info-gamepc
Desain Modification by Ahmad Safei