1. Tidak punya pengalaman di pemerintahan sipil (bukan mantan menteri seperti Habibie dan SBY atau mantan bupati/walikota/gubernur seperti Jokowi)
2. Bukan pejuang politik seperti Mega dan Gus Dur.
3. Bukan founding father seperti Ir. Soekarno.
4. Kalau ada yang membandingkan dengan Soeharto, paling tidak, Soeharto tidak pernah diberhentikan dari militer dan paling tidak, dia dicitrakan sebagai orang yang 'berhasil menumpas pemberontakan dan mengembalikan stabilitas' pasca G30S.
Prabowo tidak mempunyai pencapaian sekelas Soeharto baik dalam kenyataan maupun pencitraan.
5. Strategi kampanye lebih menitik-beratkan di retorik daripada solusi.
Itupun cenderung membodohi, memprovokasi dan memecah belah masyarakat daripada mencerdaskan, menyejukkan dan mempersatukan rakyat.
6. Kelakuannya cenderung 'malicious'.
Dari kasus Ratna Sarumpaet, diikuti berbagai tuduhan kecurangan pada KPU, Bawaslu, MK, Polisi, Pemerintah, dll,
jauh sebelum pemilu dimulai, sampai seruan people power dari anggota timnya yang dibiarkan begitu saja (bahkan cenderung didukung), semuanya cenderung bertujuan untuk menciptakan kekacauan dan delegitimasi pada lembaga-lembaga negara yang ada.
7. Lebih mementingkan persepsi.
Contoh: ketika disinggung mengenai kepemilikan/penguasaan tanah oleh Jokowi di debat, Prabowo malah beralasan bahwa lebih baik dia yang menguasai daripada asing, seraya menjanjikan akan mengembalikan kepada negara. Seolah-olah kepemilikan/penguasaan tanah yang dia lakukan salah. Padahal dia bisa saja dia menjawab bahwa tanah yang dia kuasai produktif, membuka lapangan kerja, menghasilkan bahan baku untuk UMKM, menghidupkan perekonomian di desa-desa sekitarnya dan membayar pajak. Jawaban demikan malah bisa menambah kredensialnya sebagai 'penguasa'. Tapi sayang kesempatan dilewatkan. Mungkin karena lahan yang dikuasai memang tidak produktif.


Terimakasih atas kunjungannya, Kami minta waktu sebentar memberi penilaian, Apa anda Suka Desain dan Warna situs ini?



Berikan Komentar
Berkomentarlah yang sopan dan jangan buang-buang waktu untuk melakukan spam. Terimakasih.
Obrolan Ringan